STANDAR PENILAIAN REKRUTER: DARI CULTURE FIT HINGGA EKSPEKTASI GAJI
WEBINAR UNAIR KUPAS STRATEGI LOLOS REKRUTMEN
Memasuki dunia kerja profesional tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Kandidat juga perlu memahami strategi menghadapi proses seleksi yang semakin kompetitif. Hal ini menjadi fokus dalam webinar yang digelar Universitas Airlangga melalui Pusat Komunikasi dan Pengembangan Karier (PKKA).
Baca Juga “[Wawancara] Bixby Akan Jadi Andalan di Setiap Perangkat Samsung – Mengenal Jisun Park, Head of Language AI“
Webinar bertajuk Seek Talks: How Recruiters Actually Evaluate Candidate ini menghadirkan praktisi industri untuk membedah cara rekruter menilai kandidat secara komprehensif. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa dan fresh graduate agar lebih siap memasuki dunia kerja.
EMPAT INDIKATOR UTAMA PENILAIAN REKRUTER
Dalam sesi pemaparan, Joshua Febri Arya C dari Ernst & Young menjelaskan bahwa perusahaan tidak selalu mencari kandidat paling pintar, tetapi yang paling sesuai kebutuhan.
Ia menyebut ada empat indikator utama yang menjadi pertimbangan rekruter. Pertama, kesesuaian ekspektasi gaji dengan anggaran perusahaan. Kedua, kecocokan terhadap pekerjaan atau job fit. Ketiga, keselarasan nilai atau culture fit. Keempat, responsivitas kandidat selama proses seleksi.
Menurutnya, kecepatan merespons komunikasi menjadi faktor penting yang sering diabaikan. “Respons kandidat akan berdampak pada kelancaran proses kontrak hingga onboarding,” jelas Joshua.
Ia juga menekankan pentingnya riset budaya perusahaan. Kandidat yang mampu menunjukkan keselarasan nilai akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke tahap berikutnya.
STRATEGI MEMBUAT CV LEBIH MENONJOL
Selain aspek penilaian, dokumen lamaran juga menjadi penentu awal. Joshua menyarankan agar kandidat menyusun CV dengan struktur yang ringkas dan relevan.
Penggunaan kata kunci spesifik sangat penting agar CV mudah terbaca oleh sistem Applicant Tracking System (ATS). Panjang dokumen sebaiknya tidak lebih dari dua halaman dan dikirim dalam format PDF dengan ukuran file yang proporsional.
Langkah ini penting karena banyak perusahaan kini menggunakan sistem digital untuk menyaring kandidat. CV yang tidak sesuai format berpotensi terlewat meskipun kandidat memiliki kompetensi yang baik.
TEKNIK WAWANCARA DENGAN METODE TERSTRUKTUR
Dalam tahap wawancara, Joshua merekomendasikan penggunaan metode STAR method, yaitu Situation, Task, Action, Result. Teknik ini membantu kandidat menyusun jawaban yang logis, terstruktur, dan berbasis pengalaman nyata.
Dengan pendekatan ini, kandidat dapat menunjukkan kemampuan problem solving sekaligus dampak konkret dari tindakan yang dilakukan. Hal ini menjadi nilai tambah di mata rekruter maupun user.
MEMAHAMI TAHAPAN WAWANCARA DAN PERAN USER
Proses rekrutmen umumnya terdiri dari beberapa tahap. Tahap awal biasanya berupa phone interview untuk verifikasi data. Selanjutnya, HR interview digunakan untuk menilai kepribadian dan motivasi kandidat.
Tahap paling krusial adalah user interview, di mana kemampuan teknis dan kecocokan kerja diuji secara langsung. Dalam beberapa posisi, kandidat juga harus mengikuti simulation interview untuk membuktikan kompetensi secara praktis.
Joshua mengingatkan bahwa keputusan akhir sering kali berada di tangan user. “Jika user merasa kandidat tidak cocok secara teknis atau pola kerja, proses seleksi tidak akan berlanjut meskipun penilaian HR positif,” tegasnya.
PERSIAPAN MENJADI KUNCI MENANG DI PASAR KERJA
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami standar penilaian rekruter secara lebih jelas. Persiapan yang matang menjadi faktor pembeda dalam persaingan kerja yang ketat.
Kandidat yang melakukan riset perusahaan, menyusun CV berbasis kata kunci, serta menguasai teknik wawancara akan memiliki peluang lebih besar untuk berhasil.
Ke depan, proses rekrutmen diprediksi semakin mengedepankan kombinasi antara kemampuan teknis, kecocokan budaya, dan kesiapan komunikasi. Oleh karena itu, calon profesional perlu terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing dan memenangkan peluang karier di perusahaan impian.
Baca Juga “Target 10.000 Penempatan Kerja, Pemko Medan Luncurkan Rabu Walk-In Interview“