Harita Nickel Buka 416 Lowongan Kerja di Maluku Utara

Harita Nickel dan Pemprov Maluku Utara Perkuat Pelatihan Kerja serta Buka 416 Lowongan

Harita Nickel bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja dan pembukaan ratusan kesempatan berkarier bagi masyarakat lokal. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja daerah dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan kerja sama antara Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dengan Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi. Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Job Fair yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maluku Utara.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor industri dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh kesempatan kerja, tetapi juga mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri modern.

baca juga”Agung Sedayu Group Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat Daftarnya“

Harita Nickel Sediakan 416 Posisi Kerja untuk Berbagai Bidang

Dalam kegiatan bursa kerja tersebut, Harita Nickel membuka sebanyak 416 lowongan kerja untuk sejumlah posisi operasional dan teknis. Kesempatan ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karier di sektor pertambangan dan industri pengolahan nikel.

Beberapa posisi yang tersedia antara lain driver, operator alat berat, mekanik, serta berbagai posisi lain yang mendukung aktivitas operasional perusahaan. Pembukaan lowongan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam memperluas akses lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal di Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengapresiasi komitmen Harita Nickel yang secara berkelanjutan mendukung peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program pelatihan kerja.

Ia menyampaikan bahwa perusahaan telah menunjukkan konsistensi dalam memberikan kesempatan pengembangan kemampuan bagi masyarakat daerah dari tahun ke tahun. Dukungan seperti ini dianggap mampu membantu generasi muda memperoleh keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Program Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Selain menyediakan lowongan pekerjaan, Harita Nickel juga terus menjalankan program pelatihan vokasi untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis dan daya saing tinggi.

Perusahaan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate dalam menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan industri. Program tersebut memberikan pembekalan keterampilan praktis agar peserta lebih siap memasuki dunia kerja.

Salah satu program yang menjadi fokus perusahaan adalah Program Peningkatan Keahlian dan Keterampilan Pemuda (PELITA) yang telah berjalan sejak 2023. Melalui program ini, peserta mendapatkan pelatihan sebagai operator alat berat, operator overhead crane, hingga pelatihan kemampuan bahasa Mandarin.

Sejumlah peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut diketahui berhasil memperoleh kesempatan kerja di berbagai sektor industri. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan kemampuan tenaga kerja lokal.

Bagi masyarakat di kawasan kepulauan seperti Pulau Obi, keberadaan pelatihan berbasis industri juga membuka peluang baru untuk memperoleh pekerjaan dengan keterampilan yang lebih spesifik dan sesuai perkembangan industri pertambangan.

Komitmen Harita Nickel dalam Mengembangkan SDM Lokal

Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, mengatakan bahwa pengembangan masyarakat sekitar wilayah operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

Menurut Latif, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Keberhasilan kami sebagai perusahaan juga sangat bergantung pada bagaimana kami bisa tumbuh bersama dengan komunitas di sekitar kami. Ketika anak-anak muda Maluku Utara berkembang dan memiliki masa depan yang lebih baik, itu juga menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Latif.

Komitmen terhadap pengembangan SDM lokal menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil dalam industri pertambangan dan pengolahan mineral. Perusahaan dan pemerintah perlu bekerja sama agar masyarakat lokal memiliki kesempatan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Daerah Dorong Kolaborasi Industri dan Dunia Kerja

Kepala Disnakertrans Maluku Utara, Marwan Polisiri, menilai sinergi antara pemerintah dan perusahaan merupakan langkah efektif untuk mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini perlu terus diperluas agar semakin banyak generasi muda mendapatkan akses pelatihan, pengalaman, dan peluang bekerja di sektor industri.

“Kolaborasi seperti inilah yang memang sudah seharusnya dilakukan dan diperkuat antara pihak pemerintah dan sektor korporasi,” kata Marwan.

Ia berharap kerja sama dengan Harita Nickel dapat membantu pemerintah daerah mencetak lebih banyak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui pembukaan 416 lowongan kerja serta program pelatihan vokasi yang berkelanjutan, Harita Nickel dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berupaya menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih kuat. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda sekaligus mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi daerah di masa mendatang.

baca juga”Hutama Karya Rombak Jajaran Komisaris“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *