PROGRAM RABU WALK IN INTERVIEW BUKTIKAN EFEKTIVITAS SERAP TENAGA KERJA
Kisah Sukses Fresh Graduate Dapat Kerja di Rumah Sakit
Program Rabu Walk In Interview (RW-In) yang diinisiasi Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menunjukkan hasil nyata dalam membantu pencari kerja. Inisiatif ini mempertemukan pelamar dengan perusahaan secara langsung dalam satu hari, sehingga proses rekrutmen menjadi lebih cepat dan efisien.
Baca Juga “Daftar Perusahaan di Medan Rabu Walk-In Interview Pekan Ini, Berikut Posisinya“
Salah satu penerima manfaat adalah Ruth Rafena Surbakti, lulusan D3 Laboratorium Poltekkes Medan tahun 2025. Ia kini bekerja di bagian laboratorium Rumah Sakit Hermina Medan setelah sebelumnya kesulitan mendapatkan panggilan kerja.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Sebelum mengetahui program ini, saya sudah melamar ke berbagai rumah sakit tetapi tidak ada panggilan. Setelah ikut Rabu Walk In Interview, saya langsung diterima bekerja,” ujar Ruth saat ditemui di tempat kerjanya.
Proses Mudah dan Cepat melalui Platform Digital
Ruth menjelaskan bahwa ia mengetahui program tersebut melalui media sosial Disnaker Kota Medan. Ia kemudian mendaftar melalui platform Siduta (Sistem Informasi Terpadu Tenaga Kerja), yang memudahkan proses administrasi secara daring.
Menurutnya, alur pendaftaran sangat sederhana. Peserta cukup membuat akun dari rumah, lalu hadir pada hari pelaksanaan untuk mengikuti wawancara langsung dengan perusahaan.
“Prosesnya sangat mudah. Saya daftar dari rumah, datang saat pelaksanaan, lalu langsung wawancara. Tidak ada kendala sama sekali,” jelasnya.
Kemudahan ini menjadi nilai tambah, terutama bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja dan membutuhkan akses cepat ke dunia kerja.
Pengalaman Serupa dari Pencari Kerja Lain
Manfaat program ini juga dirasakan oleh Listaria Simandalahi, lulusan D3 Institut Kesehatan Helvetia. Ia berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian di Rumah Sakit Hermina Medan setelah sempat menganggur hampir empat bulan.
Listaria mengaku mengetahui informasi lowongan dari media sosial Disnaker, kemudian mendaftar melalui Siduta. Ia mengikuti wawancara di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan dan hanya membutuhkan waktu dua hari untuk mendapat panggilan kerja.
“Hari Rabu saya wawancara, lalu hari Jumat saya langsung dihubungi HRD. Prosesnya cepat dan sangat membantu,” ujarnya.
Ia menilai program ini efektif menjawab tantangan sulitnya mencari pekerjaan, terutama di tengah persaingan yang ketat.
Peran Program dalam Menekan Pengangguran
Program Rabu Walk In Interview merupakan salah satu strategi Pemko Medan untuk menekan angka pengangguran terbuka. Dengan mempertemukan perusahaan dan pencari kerja secara langsung, hambatan komunikasi dan proses seleksi yang panjang dapat dipangkas.
Selain itu, kehadiran platform digital seperti Siduta mempercepat proses pencocokan antara kebutuhan perusahaan dan kualifikasi pelamar. Model ini sejalan dengan tren digitalisasi layanan publik di sektor ketenagakerjaan.
Berdasarkan berbagai laporan ketenagakerjaan nasional, lulusan baru sering menghadapi kendala minim pengalaman kerja dan terbatasnya akses informasi lowongan. Program seperti RW-In menjadi solusi praktis untuk menjembatani kesenjangan tersebut.
Penutup: Peluang Nyata bagi Generasi Muda
Kisah Ruth dan Listaria menunjukkan bahwa program Rabu Walk In Interview mampu memberikan dampak nyata bagi pencari kerja. Kemudahan akses, proses cepat, dan peluang wawancara langsung menjadi faktor utama keberhasilannya.
Ke depan, program ini berpotensi diperluas untuk menjangkau lebih banyak sektor dan perusahaan. Pencari kerja, khususnya fresh graduate, disarankan memanfaatkan program ini sebagai langkah awal memasuki dunia kerja secara lebih efektif.
Baca Juga “The Guardian Seeks Public Accounts of AI Job Interview Experiences“