FEB Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Akademik dan Diri

FEB

FEB UB Kenalkan Lingkungan Akademik dan Organisasi kepada Mahasiswa Baru
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) memperkenalkan lingkungan akademik, layanan mahasiswa, dan organisasi kemahasiswaan kepada mahasiswa baru melalui Open House 2026.

Baca Juga “Nyssa Shafira Putri Perluas Langkah Pengembangan Diri lewat Seleksi Youth Character Summit 2026“

Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan kampus FEB UB pada Sabtu, 5 September 2026. Agenda ini menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan perkuliahan sekaligus mengenal berbagai ruang pengembangan diri.

Open House tidak hanya berisi pengenalan akademik. FEB UB juga memperkenalkan berbagai program kelembagaan, layanan perlindungan mahasiswa, serta organisasi yang dapat menjadi wadah mahasiswa mengembangkan minat dan kompetensi.

Doa Bersama Awali Open House FEB UB
Rangkaian kegiatan Open House 2026 diawali dengan doa bersama. Agenda tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Pesan tersebut memperkenalkan kehidupan kampus bukan hanya sebagai ruang akademik. Mahasiswa juga diajak memahami pentingnya kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Mahasiswa Didorong Aktif Mengembangkan Diri
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FEB UB, Nurul Badriyah, mengatakan mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk berkembang di luar kegiatan perkuliahan.

“Di FEB UB, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan dan organisasi. Manfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujar Nurul saat membuka acara.

Pesan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan pengalaman nonakademik. Aktivitas organisasi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan kemampuan mengelola kegiatan.

FEB UB Perkenalkan Layanan dan Organisasi Kemahasiswaan
Selain mengenalkan lingkungan akademik, FEB UB memberikan informasi mengenai sejumlah program dan layanan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

Pengenalan tersebut membantu mahasiswa baru memahami dukungan yang tersedia di lingkungan fakultas. Informasi mengenai layanan kampus juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung.

Mahasiswa Dikenalkan dengan Program Perlindungan
FEB UB memperkenalkan Zona Integritas serta program DWP Sahabat Kampus kepada mahasiswa baru.

Program tersebut terintegrasi dengan Unit Layanan Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual, dan Perundungan (ULKPKS). Kehadiran layanan tersebut memberikan jalur dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan terkait persoalan psikologis maupun keamanan di lingkungan kampus.

Pengenalan layanan sejak awal perkuliahan diharapkan membuat mahasiswa mengetahui tempat mencari bantuan ketika menghadapi persoalan selama menjalani pendidikan.

Pemahaman tersebut juga dapat membantu membangun lingkungan kampus yang lebih aman, inklusif, dan mendukung proses belajar mahasiswa.

Beragam Organisasi Jadi Wadah Pengembangan Kompetensi
Mahasiswa baru juga mendapatkan kesempatan mengenal berbagai lembaga dan organisasi kemahasiswaan di FEB UB.

Organisasi yang diperkenalkan antara lain ICOSH, Forstiling, Lembaga Pers Mahasiswa INDIKATOR, Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Brawijaya Economic Choir (BEC), serta Economics and Business Dance Club (EDC).

Keberagaman organisasi tersebut memberikan pilihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat sesuai bidang masing-masing.

Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis melalui keterlibatan dalam kepanitiaan, organisasi, komunitas, maupun kegiatan kreatif. Pengalaman tersebut dapat melengkapi kompetensi yang diperoleh melalui pembelajaran di kelas.

Alumni FEB UB Bagikan Pengalaman Dunia Kepemimpinan
Open House 2026 juga menghadirkan alumni FEB UB, Rizky Aditya Putra, yang kini menjabat sebagai Bupati Lamandau.

Rizky hadir bersama Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumberdaya FEB UB, Hendi Subandi. Kehadiran alumni memberikan perspektif mengenai perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Rizky Dorong Mahasiswa Berani Mengambil Peluang
Dalam sesi berbagi pengalaman, Rizky mendorong mahasiswa baru untuk berani memanfaatkan berbagai peluang selama berada di bangku kuliah.

Ia juga menekankan pentingnya membangun jejaring dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Menurut Rizky, perjalanan menuju tujuan tidak selalu berlangsung mudah.

“Perjalanan untuk mencapai apa yang kita inginkan tentu tidak selalu mudah. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus belajar, membangun relasi, dan berani mengambil kesempatan yang datang,” ujar Rizky.

Pesan tersebut menempatkan pengalaman selama kuliah sebagai bagian dari proses membangun kesiapan menghadapi kehidupan profesional.

Jejaring yang dibangun mahasiswa juga dapat berkembang menjadi modal sosial ketika mereka memasuki dunia kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan.

Pengembangan Mahasiswa Tidak Hanya Berorientasi Akademik
Open House 2026 menunjukkan upaya FEB UB memperkenalkan kehidupan perguruan tinggi secara lebih menyeluruh kepada mahasiswa baru.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi akademik. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun karakter, memperluas jejaring, serta mengembangkan kompetensi melalui kegiatan di luar kelas.

Keterlibatan dalam organisasi juga dapat menjadi sarana untuk menerapkan pengetahuan secara langsung. Mahasiswa dapat belajar mengelola program, bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, dan berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Pada saat yang sama, pengenalan layanan konseling dan perlindungan mahasiswa memberikan informasi penting mengenai dukungan yang tersedia selama masa studi.

Ke depan, FEB UB berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan seluruh kesempatan tersebut secara aktif. Kombinasi antara pembelajaran akademik, pengalaman organisasi, pengembangan karakter, dan jejaring diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia profesional setelah lulus.

Baca Juga “Bawa Advokasi Pengembangan Diri, Unzila Nisa Sajdah Dorong Potensi Anak Muda“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *