37 Perusahaan Ramaikan SV UGM Career Days 2026

SV UGM Career Days

SV UGM Career Days 2026 Hadirkan Peluang Karier Global dan Kolaborasi Industri

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada kembali menggelar SV UGM Career Days 2026 pada 21–22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung rutin dua kali setahun tersebut berhasil menarik 2.880 pengunjung dan menghadirkan 37 perusahaan nasional maupun internasional.

Mengusung tema “Langkah Awal Menuju Karier Gemilang”, acara ini menjadi wadah yang mempertemukan mahasiswa, alumni, industri, hingga pemerintah. Selain menyediakan job fair, penyelenggara juga menghadirkan walk-in interview, career coaching, dan talkshow tentang peluang kerja global.

Baca Juga “Belajar Langsung dari Industri : Program Studi Manajemen Universitas Sahid Perkuat Skill Manajerial Mahasiswa menuju Karier Profesional

SV UGM Perkuat Koneksi Dunia Pendidikan dan Industri

Ketua Panitia SV Career Days 2026, Agustinus Winarno, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kampus dan dunia kerja.

Menurutnya, Sekolah Vokasi UGM ingin memobilisasi potensi industri sekaligus menjadikan kampus sebagai jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan pasar kerja.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun sinergi yang lebih kuat antara dunia pendidikan dan dunia industri,” ujar Agustinus.

Ia juga menyoroti hadirnya peluang kerja internasional sebagai salah satu keunggulan SV Career Days tahun ini. Selain kesempatan kerja ke Jepang, peserta kini juga mendapatkan akses informasi karier profesional di Austria.

Masa Tunggu Lulusan SV UGM Relatif Singkat

Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi UGM, Wiryanta, menyebut lulusan Sekolah Vokasi UGM memiliki daya saing yang baik di dunia kerja.

Ia mengungkapkan rata-rata masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan hanya sekitar tiga bulan. Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan industri terhadap lulusan pendidikan vokasi.

Menurut Wiryanta, SV Career Days bukan sekadar pameran lowongan kerja. Acara ini menjadi ruang pertemuan antara potensi talenta muda dengan peluang pengembangan karier dari berbagai sektor industri.

“Kami percaya kemajuan dapat dicapai melalui sinergi dan kerja sama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Sekolah Vokasi UGM terus menjaga komunikasi aktif dengan perusahaan dan mitra industri agar kurikulum pendidikan tetap relevan dengan perkembangan kebutuhan tenaga kerja.

JobStreet by SEEK Perkenalkan Teknologi AI untuk Pencari Kerja

Kolaborasi internasional dalam SV UGM Career Days 2026 diperkuat melalui kerja sama dengan JobStreet by SEEK. Kemitraan ini menjadi kolaborasi perdana antara JobStreet dan UGM.

Head of Candidate Marketing JobStreet by SEEK, Annisa Thabiina, mengatakan pihaknya ingin memperluas akses pencari kerja terhadap platform lowongan yang aman dan mudah digunakan.

JobStreet juga menghadirkan layanan career coaching untuk membantu peserta memahami strategi penyusunan CV, membangun personal branding, hingga mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja global.

Selain itu, platform tersebut kini mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk mencocokkan pencari kerja dengan posisi yang sesuai keterampilan dan pengalaman mereka.

Austrian Business Agency Buka Akses Kerja Profesional ke Austria

Peluang kerja luar negeri turut diperkenalkan melalui kehadiran Austrian Business Agency. Director of Indonesia & Philippines Austrian Business Agency, Raphael Rey Bacolod, menjelaskan bahwa Indonesia dan Austria telah memiliki nota kesepahaman terkait perekrutan tenaga kerja profesional.

Menurut Raphael, tenaga kerja Indonesia kini memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja di Austria, asalkan memperoleh tawaran kerja dari perusahaan setempat.

Austrian Business Agency juga akan membantu proses pencarian kerja, pengurusan izin tinggal, hingga pendampingan relokasi bagi pekerja Indonesia yang diterima bekerja di Austria.

Disnakertrans DIY Dorong Perlindungan Pekerja Muda

Dukungan terhadap SV UGM Career Days 2026 juga datang dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY. Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans DIY, R. Darmawan, menilai kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempertemukan lulusan vokasi dengan dunia industri.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta magang dan pekerja muda. Perlindungan tersebut mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

SV UGM Dorong Talenta Muda Siap Bersaing Secara Global

Melalui penyelenggaraan SV UGM Career Days 2026, Sekolah Vokasi UGM berharap kolaborasi antara kampus, industri, pemerintah, dan mitra internasional dapat terus berkembang.

Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menyiapkan lulusan agar siap bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional. Dengan meningkatnya konektivitas global, peluang karier bagi generasi muda Indonesia diperkirakan akan semakin terbuka luas dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga “Kolaborasi Akademik Kenalkan Prospek Karier Edupreneur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *